Senin, 26 September 2011

Diparda Bali & Semeton Jegeg Bagus Bali menyambut "World Tourism Day" dengan berbagai Lomba




Dalam rangka menyambut World Tourism Day pada tanggal 23 September 2011  Dinas Pariwisata Provinsi Bali serta Semeton Jegeg Bagus Bali mengadakan perlombaan guna turut memeriahkan hari pariwisata dunia yang jatuh pada tanggal 27 September 2011. Aneka jenis lomba yang diselenggarakan pada hari tersebut yakni lomba kereta api, lomba memasukan paku kedalam botol, lomba balon berpasangan, lomba lari pengantin, dll yang dimana diikuti oleh seluruh staff dinas pariwisata dan seluruh angkatan jegeg bagus bali.  Para pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan bingkisan yang dimana akan diserahkan besok bertepatan pada jatuhnya  Hari Pariwisata Dunia (World Tourism Day).

Rabu, 03 Agustus 2011

Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Sejebag Bali melakukan penilaian ke Desa Sanur Kauh dalam ajang POKDARWIS





Dinas Pariwisata Daerah bali dan Semeton Jegeg Bagus Bali, melakukan penilaian dalam event Tahunan Provinsi Bali yakni POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) di Kota Denpasar, jumat 29 Juli 2011. Untuk tahun ini Denpasar mempercayai Desa Sanur kauh sebagai daerah yang akan mewakili Kota Denpasar untuk berkompetisi diajang ini.
Dengan menghadirkan potensi-potensi wisata di Desa Sanur kauh melalui tayangan slide dan video kepada dewan juri, kelompok sadar wisata didaerah tersebut juga mengajak segenap tim penilai untuk meninjau langsung ke beberapa objek-objek wisata, tempat usaha, perkantoran organisasi, hingga ke sebuah arena pelatihan yang juga kini menjadi salah satu mata pencaharian di daerah tersebut yakni kitesurfing shool. Selain itu juga desa sanur kauh telah memiliki sebuah struktur organisasi yang kuat dan potensi-potensi wisata dan budaya yang telah dikenal oleh kalangan wisatawan.
Masyarakat yang memiliki antusias tinggi dalam menjaga kebersihan, menjadi sebuah sebuah kerangka yang kuat untuk merealisasikan usaha Pemerintah Provinsi Bali dalam menangani masalah yang sedang menjadi mimpi buruk Bali saat ini, yaitu sampah. Tim juri mengharapkan agar Desa Sanur Kauh agar tetap mampu menjaga segala aspek Sapta Pesona di daerah tersebut agar selalu menjadi tempat tujuan wisata bagi para tourist domestic maupun mancanegara. 

Kamis, 28 Juli 2011

Penampilan Ni Putu Nandika Wintari dan Eka Arismana Wira Dharma disambut meriah dalam acara Malam Keakraban Abang None Jakarta 2011




Guna mempererat tali persaudaraan antara sesama Duta Pariwisata di seluruh Indonesia, IANTA mengadakan malam keakraban yang dilangsungkan di kawasan Mall FX  Sudirman, Jakarta. Acara disambut dengan luar biasa oleh seluruh pengunjung mall dan undangan yang menyaksikan acara tersebut. Para peserta yang terdiri dari duta pariwisata daerah di seluruh Indonesia tersebut memperkenalkan bahasa daerah, object wisata, serta mempertunjukan tarian tradisi daerah mereka masing-masing.
Ni Putu Nandika Wintari dan Eka Arismana Wira Dharma, keduanya merupakan Duta Kota Denpasar, berhasil keluar sebagai pemenang dalam ajang drang final pemilihan Jegeg Bagus Bali Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXIII di panggung terbuka Ardha Candra, Art Centre Bali, dan mewakili Provinsi Bali dalam acara malam keakraban Abang None Jakarta.
Dengan menampilkan tarian tradisional khas Pulau Dewata Bali, keduanya disambut meriah oleh riuh penonton malam itu. Selain agar mampu menjalin relasi antar daerah, diharapkan melalui malam keakraban tersebut sekaligus dapat menjadi sebuah ajang promosi kebudayaan dan kesenian bali sehingga nantinya mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Bali.

Dinas Pariwisata Provinsi bali beserta Sejebag Bali melakukan penilaian pada lomba POKDARWIS 2011



Dalam upaya meningkatkan kesadaran kepedulian akan wisata dan lingkungan, Pemerintah Provinsi Bali mengelar lomba POKDARWIS Kabupaten/kota se-Bali. Pokdarwis merupakan kepanjangan dari Kelompok Sadar Wisata yang inisiatif pembentukannya bisa dari siapa saja, baik dari pemerintah daerah maupun akan lebih baik jika pembentukan tersebut datang dari inisiatif kelompok masyarakat.
Mengacu pada prinsip utama Pokdarwis yakni sapta pesona yang berisikan :
  1. Keamanan
  2. Ketertiban
  3. Kebersihan
  4. Kesejukan
  5. Keindahan
  6. Keramahan
  7. Kenanga
Pemerintah Provinsi Bali berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan dan kenyamanan berwisata di wilayah yang mempunyai banyak potensi tujuan wisata baik seni, budaya, sosial dan ekonomi.
Dengan adanya Pokdarwis tersebut, diharapkan masyarakat berperan aktif dalam membangun daerah tujuan wisata yang berpotensi memberikan kontribusi ekonomi kepada masyarakat baik secara langsung dan tidak langsung.
Untuk kegiatan Pokdarwis yang diselenggarakan di Tahun 2011 ini, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, team Semeton Jegeg Bagus Bali dan Pihak terkait mengawali penilaian di Desa Besakih Kabupaten Karangasem, dan penilaian selanjutnya dilakukan di Kabupaten Badung, Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar, dan diseluruh kabupaten di bali.

Rabu, 27 Juli 2011

Pemenang Jegeg Bagus Bali 2011

Ni Putu Nandika Wintari dan Eka Arismana Wira Dharma, keduanya merupakan Duta Kota Denpasar, berhasil keluar sebagai pemenang dalam ajang grand final pemilihan Jegeg Bagus Bali Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXIII di panggung terbuka Ardha Candra, Art Centre Bali, Sabtu (25/6) malam.
Keduanya, menyisihkan rivalnya AA Yumas Sukmatika (Gianyar) dan IGA Gede Witarsana (Badung) di posisi Runner Up I, serta I Putu Pradnya Prabawa (Klungkung) dan Ni Gusti Putu Raka Ariani (Badung) sebagai Runner Up II Jegeg Bagus Bali 2011.
Sementara itu, Jegeg Bagus Bali Favorit 2011 direbut oleh Ni Putu Mirah  Ayunda Kartika Wulandari (Tabanan), dan I Gede Chandra Kardana Noprasetyo (Karangasem), sedangkan Jegeg Bagus Persahabatan diberikan kepada Ida Ayu Upawita Dewi (Klungkung), dan Ketut Suka Jelada Giri (Buleleng), serta Jegeg Bagus Penampilan Busana Kreasi Terbaik 2011 diraih oleh Kadek Intan Pramita Dewi (Jembrana), dan Made Jaya Gunarta (Bangli).
Ketua dewan juri, Prof Dr Dra NK Mardani MS mengatakan para nominator Jegeg Bagus Bali tahun ini secara kemamuan sudah semakin meningkat baik dalam penampilan maupun wawasan, serta rasa percaya dirinya juga sudah lebih baik dari tahun sebelumnya.
Diharapkan, para nominator terutama para pemenang supaya tetap konsisten dan berkomitmen dalam menjaga seni budaya Bali ketika mengemban tugas sebagai duta wisata Bali. Kadispar Bali, Ida Bagus Kae Subhiksu menekankan para pemenang nantinya harus mampu mempromosikan seni budaya Bali baik secara Nasional maupun Internasional.